Innovation never stop

Just another WordPress.com weblog

TEKNOLOGI COMMON RAIL PADA MOBIL DIESEL

Posted by pitrajaya on August 29, 2008

Asap dari Knalpot Tak Lagi Pekat

SIAPA sih yang tak kesal kalau tiba-tiba saja tersambar kepulan asap hitam pekat yang tebal dan berbau tajam saat berkendara di jalan raya. Apalagi jika kepluan asap itu sampai menutupi pandangan di depan kendaraan. Pasti, Anda segera mengeluarkan sumpah serapah dan umpatan. Biasanya orang yang paham menambahkan celetukan, “Dasar mobil diesel!”

Memang mesin diesel yang berbahan bakar solar terkenal suka menyemburkan asap hitam dari knalpot. Namun, reputasi itu bakal luntur. Para ahli otomotif telah mengembangkan teknologi Common-Rail Direct Injection (CRDI), hasil kerja sama antara Bosch Jerman dengan beberapa pabrik mobil di negara-negara Eropa.

Dibandingkan dengan bensin, solar memiliki kualitas yang lebih rendah. Partikel solar lebih berat sehingga lebih sulit hancur saat proses pembakaran. Itu sebabnya asap sisa pembakaran masih pekat.

Untuk meningkatkan proses penghancuran partikel itulah, teknologi CRDI terebut lahir. Intinya, tekanan solar yang dimasukkan ke ruang bakar ditingkatkan. Caranya, mesin diesel dengan teknologi ini harus dilengkapi pompa injeksi yang bertekanan tinggi. Selain itu harus disertai pula dengan pipa khusus yang kuat.

Disain generasi pertama CRDI dirancang agar mampu memberikan tekanan sampai dengan 1,350 bar atau 20,000 psi. Begitu mesin membutuhkan bahan bakar, solar bertekanan tinggi disemprotkan ke ruang bakar.

Proses pembakaran menjadi jauh lebih cepat dan sempurna. Suhu pembakaran yang lebih tinggi ternyata dapat mengurangi waktu untuk memanaskan catalytic converter. Hasilnya berupa pembakaran yang lebih ramah lingkungan.

Sekarang, teknologi Common-Rail Driect Injection sudah berkembang jauh. Bahkan pabrik mobil Peugeot mengembangkan teknologi yang disebut High Direct Injection (Hdi) yang memadukan ERG (Exhaust Gas Recycling) dan sensor oksigen yang mampu memberikan tekanan bahan bakar sesuai kebutuhan mesin.

Dengan alat tersebut sisa pembakaran didaur ulang kembali ke ruang bakar mesin sehingga tak ada sisa bahan yang terbuang dan hasilnya polusi semakin minim. Bahkan, ERG membuat bahan bakar mesin menjadi jauh lebih irit.

Bayangkan saja mobil dengan kapasitas mesin diesel 2.500 cc sanggup melintasi jarak 20 km hanya dengan bekal satu liter solar. Ini berbeda dengan bahan bakar bensin dengan kapasitas silinder mesin yang sama hanya mampu menempuh jarak sekitar setengahnya.

Itu artinya, teknologi diesel terbaru dapat menghemat pemakaian bahan bakar sampai dengan 20% dibandingkan teknologi mesin diesel lama tahun 1980-an. Sudah begitu torsi yang dihasilkan pun meningkat dua kali lipat pada kecepatan rendah, sedangkan tenaga mengalami peningkatan hampir dua kali lipat.

Sisi menarik lainnya adalah menurunnya gas buang dan juga suara bising ketimbang mesin diesel konvensional. Emisi gas CO2 berkurang 20%, pengeluaran Nox dan CO (karbon monoksida) berkurang 40%. Paling menarik, jumlah partikel hidrokarbon yang terbakar meningkat hampir 50%.

Terpaksa dimodifikasi

Namun, teknologi canggih mesin diesel zaman modern tersebut harus di dukung oleh bahan bakar solar berkualitas tinggi. Solar jelek bakal memampetkan pipa injeksi. Di Indonesia hanya solar jenis Perta-Dex yang cocok. Solar keluaran Pertamina tersebut memiliki level kandungan sulfur yang sangat sesuai untuk mobil diesel yang menggunakan teknologi ini. Sayangnya, harga jual per solar ini Rp 7.500 per liter, jauh lebih mahal daripada harga solar biasa yang cuma Rp 4.300 per liter.

Faktor inilah yang menjadi sumber keluhan kalangan ATPM mobil di Indonesia. Mereka gatal ingin berjualan lebih banyak lagi mobil diesel CRDI , namun spesifikasi bahan bakar itu membuat hasrat mereka terhambat. Ujung-ujungnya, terpaksa banyak mobil diesel bermesin canggih bawaan dari negara asalnya harus dirombak sedikit untuk menyesuaikan dengan kualitas solar Indonesia.

Chevrolet, misalnya, khusus menggandeng General Motors Daewoo Auto Technology dan VM Motori untuk mengembangkan mesin diesel yang sesuai dengan solar biasa untuk Captiva Diesel yang bakal meluncur tahun depan. Tujuannya agar agar pembelinya kelak tak tersedak harga solar. “Penyesuaian ada, tapi tak mengubah total teknologi commonrail,” kata PR Manager PT GM AutoWorld Indonesia Kiki Fajar.

Sourse : http://my-curio.us

Advertisements

Posted in teknologi | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

SEJARAH TRAKTOR

Posted by pitrajaya on August 29, 2008

Circa

1890. Benjamin Holt dan Daniel Best melakukan eksperimen membuat berbagai bentuk traktor uap untuk digunakan di lahan pertanian. Mereka melakukannya secara terpisah, dengan perusahaan yang berbeda.

1904. Traktor tipe track jenis uap yang pertama buatan Holt.

1906. Traktor tipe track jenis gas yang pertama buatan Holt.

1915. Traktor tipe track “Caterpillar®” buatan Holt digunakan oleh negara sekutu dalam Perang Dunia I.

1925. Holt Manufacturing Company dan C. L. Best Tractor Co. melakukan merger membentuk Caterpillar Tractor Co.

1931. Diesel Sixty Tractor yang pertama diluncurkan dari pusat produksi di East Peoria, Illinois, dengan sumber penggerak baru yang lebih efisien untuk traktor tipe track.

1940. Jajaran produk Caterpillar sekarang terdiri atas motor grader, blade grader, elevating grader, terracer dan electrical generating set.

1942. Traktor tipe track Caterpillar, motor grader, generator set dan engine khusus untuk tank M4 digunakan oleh Amerika Serikat dalam perang.

1950. Caterpillar Tractor Co. Ltd. di Inggris didirikan, yang pertama dari berbagai pusat operasi luar negeri yang dibuat untuk membantu mengelola kekurangan penukaran mata uang asing, tarif, import dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan di seluruh dunia.

1953. Di tahun 1931, perusahaan membuat grup penjualan engine yang terpisah untuk memasarkan engine diesel ke pabrik pembuat peralatan lain. Grup ini diganti pada tahun 1953 dengan divisi penjualan dan pemasaran yang terpisah untuk memberikan pelayanan yang lebih baik guna memenuhi kebutuhan pelanggan engine yang lebih luas. Penjualan engine saat ini merupakan kurang-lebih sepertiga dari total penjualan dan pendapatan perusahaan.

1963. Caterpillar dan Mitsubishi Heavy Industries Ltd. membentuk salah satu usaha patungan bersama pertama di Jepang guna memasukkan kepemilikan parsial dari AS. Caterpillar Mitsubishi Ltd. mulai berproduksi pada tahun 1965, telah berganti nama menjadi Shin Caterpillar Mitsubishi Ltd., dan sekarang menjadi pabrik pembuatan peralatan konstruksi dan pertambangan No. 2 di Jepang.

1981-83. Resesi dunia memberikan pengaruh pada Caterpillar, membebani perusahaan dengan biaya setara dengan $1 juta per hari dan memaksa perusahaan secara drastis mengurangi karyawannya.

1983. Caterpillar Leasing Company diperbesar untuk menawarkan opsi pembiayaan peralatan kepada pelanggan di seluruh dunia dan berganti nama menjadi Caterpillar Financial Services Corporation.

1985-sekarang. Jajaran produk terus bertambah untuk memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan. Lebih dari 300 produk yang sekarang ditawarkan, lebih dua kali lipat dari jumlah pada tahun 1981.

1986. Caterpillar Tractor Co. berganti nama menjadi Caterpillar Inc. – refleksi yang akurat atas keanekaragaman pertumbuhan perusahaan.

1987. Program modernisasi pabrik senilai $1.8 milyar diluncurkan untuk memperlancar proses manufaktur.

1990. Perusahaan melakukan desentralisasi struktural, dengan melakukan reorganisasi menjadi unit-unit bisnis yang bertanggung-jawab atas tingkat pengembalian aset dan kepuasan pelanggan.

1997. Perusahaan terus berkembang, melakukan akuisisi terhadap Perkins Engine-yang berpusat di Inggris. Dengan penambahan MaK Motoren di Jerman pada tahun sebelumnya, Caterpillar berubah menjadi pabrik manufaktur engine diesel terbesar di dunia.

1998. Truk non jalan raya terbesar di dunia – 797 – memulai debutnya di Cat Proving Ground di Arizona.

1999. Caterpillar memperkenalkan jajaran baru peralatan konstruksi yang kompak pada CONEXPO, pameran konstruksi terbesar di dunia, sebagai jawaban atas perubahan kebutuhan pelanggan atas peralatan konstruksi yang lebih kecil dan lebih serbaguna.

2000. Caterpillar merayakan ulang tahun yang ke-75.

sourse : http://indonesia.cat.com

2001. Caterpillar merupakan perusahaan pertama yang meluncurkan 6 Sigma secara global dan menghasilkan manfaat tahun pertamanya sebagai keuntungan dari biaya implementasi.

2003. Caterpillar menjadi pabrik manufaktur engine yang pertama yang menawarkan jajaran lengkap engine diesel bersih tahun model 2004 yang memenuhi sepenuhnya dan telah mendapat sertifikasi dari U.S. Environmental Protection Agency (EPA). Terobosan teknologi pengendalian emisi Caterpillar, dikenal sebagai ACERT®, dirancang untuk memenuhi persyaratan standar EPA tanpa harus mengurangi performa, ketangguhan atau efisiensi bahan bakar.

Posted in Traktor | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

SEJARAH KERETAH API

Posted by pitrajaya on August 28, 2008

Perkembangan transportasi kereta api
menggunakan jalan rel bermula dari dikembangkannya usaha untuk
meningkatkan pelayanan transportasi yang meliputi antara lain kuantitas
pengangkutan, kecepatan perjalanan, dan keawetan sarana prasarananya.
Awal mula terciptanya jalan rel bisa dikatakan bermula di Inggris pada
tahun 1630, yaitu dengan adanya pengangkutan batu bara. Hasil
penambangan batu bara semula diangkut dengan kereta yang ditarik kuda.
Terdapat dua masalah berkaitan dengan penggunaan kereta yang ditarik
kuda ini, yaitu:
a. jalan yang dilalui cepat rusak
b. kapasitas angkut rendah

Untuk mengatasi masalah-masalah
tersebut, pada jalan yang dilalui dipasang balok-balok kayu membujur,
dengan maksud dapat memberikan landasan yang lebih kuat dan memperkecil
hambatan antara roda dan permukaan jalannya. Dengan memasang
balok-balok kayu membujur tersebut kapasitas angkut seekor kuda yang
menarik kereta bisa meningkat.

Balok-balok kayu membujur ini ternyata
masih juga cepat rusak, baik oleh cuaca maupun oleh beban kereta, maka
perkembangan berikutnya ialah bagian atas balok kayu diberi lapisan
yang lebih kuat yaitu besi. Perkembangan berikutnya balok kayu diganti
seluruhnya dengan besi. Meskipun sudah menggunakan batang besi, tetapi
dengan masih digunakannya bentuk roda biasa, masih terjadi melesetnya
roda keluar dari batang besi dimaksud. Untuk menghindari melesetnya
roda tersebut maka roda-roda diberi flens (flange), ini
terjadi pada tahun 1789. Akibat dari penggunaan flens pada roda ini
mengakibatkan kendaraannya tidak dapat digunakan di jalan raya biasa,
sejak itulah terjadi perbedaan antara jalan raya dan jalan yang
menggunakan batang besi atau jalan rel.

Jalan rel pertama kali digunakan untuk pengangkutan batu bara

Pada awal abad XIX kereta di atas rel
mulai ditarik oleh kendaraan yang dijalankan dengan mesin (lokomotif)
uap. pada masa-masa tersebut jalan rel mulai pula dibangun di beberapa
negara, seperti Perancis, Jerman, Belgia, Belanda, Rusia, Austria,
Indonesia (lihat Sejarah Kereta Api Indonesia). Perkembangan kereta api
baik sarana maupun prasarananya terus berjalan. Pengembangan dalam hal
kecepatan, pelayanan, keselamatan, efisensi, dan kenyamanan terus pula
dilakukan, hal ini seiring pula dengan perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi. Lokomotif diesel-listrik mulai digunakan di New Jersey
tahun 1925, kereta diesel-listrik untuk penumpang bentuk streamline mulai meluncur di Amerika tahun 1934.

Perkembangan terus berjalan termasuk
dalam rancang bangun, teknologi komunikasi dan informasi, dan teknologi
bahan. Hal ini membawa pula perkembangan sarana dan prasarana kereta
api, misalnya kereta api super cepat, kereta api monorail (dengan
satu rel), kereta api levitasi magnetik (maglev), kereta api pengangkut
berat. Begitu pula perkembangan dalam teknologi penggeraknya, misalnya
lokomotif diesel, diesel-listrik dan penggerak listrik. Teknologi
persinyalan juga berkembang sehingga tidak hanya digunakan sinyal
mekanis tetapi juga sinyal elektris.

Sourse : http://sipilugm.wordpress.com

Posted in Sejarah Kereta Api | Tagged: , , , , , , , , | 1 Comment »

Audi R10 mobil balap diesel

Posted by pitrajaya on August 28, 2008

Bab baru dalam sejarah balap mobil dan teknologi mesin diesel ditorehkan Audi AG dengan memperkenalkan mobil balap bermesin diesel yang akan bertarung di ajang balap ketahanan paling bergengsi di dunia, 24 Hours Le Mans tahun depan. Di sirkuit itu, Audi akan bertarung dengan mesin-mesin bensin terbaik di dunia.

Audi AG menjadi produsen otomotif pertama di dunia yang mengincar juara umum di ajang balap ketahanan 24 jam Le Mans bermodal mesin diesel. Audi R10, mobil balap baru yang diperkenalkan di Paris, Selasa (13/12), menggunakan mesin baru berkapasitas 5.5 liter, 12 silinder bi-turbo TDI yang sangat ekonomis dan senyap.

Le Mans Prototype dengan power maksimal lebih dari 650hp dan torsi lebih dari 1,100Nm, jauh melampaui daya yang diproduksi kebanyakan mobil balap Audi yang sebelumnya, termasuk pendahulunya R8 yang melegenda di sirkuit Le Mans. Audi menjadi pionir untuk mengeksplorasi mesin diesel, wilayah yang belum terjamah. Mesin diesel yang digunakan, V12 yang seluruhnya dari aluminium -jadi ringan meskipun besar- dengan teknologi FSI (Fuel Stratified Injection) -dimana bahan bakar disemprotkan langsung ke ruang bakar dengan takaran terukur. Setelah kemenangannya, mesin ini akan diadopsi untuk produksi massal dan konsumen Audi mendapat benefit lagi dan pelajaran yang diserap di olahraga balap mobil ini.

“Mesin Audi A8 4.2 TDI quattro menempatkan Audi sebagai pembuat mesin diesel paling bertenaga di dunia,” kata Prof Dr Martin Winterkorn, Chairman of the Board of Management of AUDI AG pada presentasi R10 di Paris. “Le Mans Project membantu teknisi kamu untuk memeras sari lebih banyak dari teknologi TDI,” katanya sambil berharap di masa depan lebih banyak lagi mobil bermesin diesel.

Mesin V12 R10 yang dilengkapi dengan dua diesel particle filter, tekanan injeksi bahan bakarnya dengan mudah melampaui 1,600 bar yang dipakai dimobil massal. Power band berada di 3,000 – 5,000 rpm, sangat rendah untuk ukuran mobil balap. Pengemudi tidak perlu lagi harus sering pindah gigi dibanding R8 karena kurva mesin TDI yang lebih besar. Produksi torsi yang luarbiasa besar, 1,100 Nm tidak hanya membutuhkan sistem transmisi yang luarbiasa, bahkan dynamoter di Audi Sport harus di pasangi gearboxes khusus untuk menangani momen puntir yang luarbiasa itu.

Perubahan radikal terhadap sasis juga diperlukan. Audi R10 mempunyai wheelbase lebih panjang dari pada R8 juga roda depan ekstra lebar. Teknologi-teknologi baru diimplementasikan pada pengembangan carbon-fiber monocoque. “R10 adalah tantangan terbesar yang ditangani Audi Sport,” kata head of Audi Motorsport Dr. Wolfgang Ullrich. “Teknologi TDI belum pernah di dorong ke wilayah balap mobil. Kami yang pertama menjawab tantangan itu. Partner teknologi kami yang sudah lama, Bosch, Michelin dan Shell memberi dukungan kepada kami dalam upaya mewujudkan tantangan itu. Bersama-sama kami memiliki peluang untuk menulis bab baru dalam sejarah balap mobil dan teknologi mesin diesel.”

Audi R10 terbaru sukses menjalani uji coba pada akhir November lalu. Program pengujian ekstensif termasuk balap 12 jam di Sebring, USA pada Maret depan dipersiapkan sebelum 24 Hours of Le Mans (17-18 Juni 2006).

Sourse : http://www.mobilku.com

Posted in Mobil | Tagged: , , , , , , | Leave a Comment »

SEJARAH MESIN DIESEL

Posted by pitrajaya on August 27, 2008

Penemu mesin diesel (mesin minyak aslinya) adalah Rudolf Christian Karl Diesel, seorang insinyur berkebangsaan Jerman yg lahir di Paris 1858. Mesin ciptaannya ini sangat-sangat revolusioner, sudah menggunakan bahan bakar nabati, seperti minyak kacang dan minyak ganja, ketimbang bahan bakar fossil (bensin cs).

Padahal jaman itu (akhir abad 19 dan awal abad 20) mana ada orang mikir krisis energi minyak, apalagi global warming.

Sedemikian hebatnya itu mesin, membuat pesaing2nya di dunia otomotif gigit jari. Hingga di bulan September 1913, Diesel hilang secara misterius dari kabin kamarnya di kapal SS Dresden saat bepergian dari Jerman ke Inggris. Baru lima hari kemudian mayatnya ditemukan terapung di Sungai Scheldt (Jerman). Tak seorang pun bisa menyibak misteri di balik kematian Diesel tersebut.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 1937 di Jepang, berdirilah sebuah pabrik mesin bernama Tokyo Jidosha Kogyo Company yg belakangan berganti nama jadi Isuzu, yg line product-nya adalah Mesin Diesel! Konon salah seorang murid/asisten Diesel berhasil mengcopy seluruh desain rancang bangun mesin tersebut dan mengembangkannya di Jepang atas perintah Kaisar Tenno Haika Hirohito u/ menjalankan mesin perangnya di Asia Pasifik.

Selama Perang Dunia II, Jepang membumi hanguskan semua sumur minyak milik kolonial Belanda, Inggris dan Perancis di Asia Tenggara. Namun, di sisi lain, Jepang juga memerintahkan anak jajahannya u/ menanam jarak pagar, yg bijinya diperas u/ dijadikan biodiesel yg menggerakkan tank dan kapal perang mereka.

Balatentara Jepang dgn mesin perang bermesin dieselnya nyaris tak terkalahkan oleh Amerika Serikat. Hanya 4 buah bom atom di Hiroshima dan Nagasaki lah yg mampu menghentikan laju gerak pasukan bersepatu karet tersebut melibas Asia-Pasifik. Sementara Jendral Douglas MacArthur tergopoh-gopoh balik menyerang dengan risiko kekurangan suplai minya bensin di sepanjang jalur penyerangannya di Pasifik Selatan, yg boleh dibilang mendahulukan merebut sumur-sumur minyak di Papua, Sulawesi dan Kalimantan!

Makanya jangan heran kenapa mesin diesel masih berbahan bakar solar (temannya bensin khan), bukan minyak jarak atau minyak kelapa sawit. Semua lantaran pelaku industri minyak tidak mau rugi dan digulung oleh petani kacang, kelap asawit dan jarak pagar!

Pada saat menerima hak paten atas mesin ciptaannya di Pekan Raya Paris 1912, Rudolf Diesel menyampaikan pidato yg sangat-sangat berarti di era Global Warming saat ini:

Der Gebrauch von Pflanzenöl als Krafstoff mag heute unbedeuntend sein. Aber derartige Produkte können im Laufe der Zeit obenso wichtig werden wie Petroleum und diese Kohle-Teer-Produkte von heute.” (Pemakaian minyak nabati sebagai bahan bakar untuk saat ini sepertinya tidak berarti, tetapi pada saatnya nanti akan menjadi penting, sebagaimana minyak bumi dan produk tir-batubara saat sekarang).

Sourse : http://otomotifnet.com

Posted in sejarah mesin diesel | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

VW Perkenalkan Mobil Tiguan Hydrogen

Posted by pitrajaya on August 27, 2008

Tiguan Hydrogen

DETROIT – Produsen mobil terbesar di Eropa, Volkswagen beberapa waktu lalu memperkenalkan beberapa mobil ramah lingkungannya di Amerika Serikat. Salah satunya mobil konsep tanpa emisi TSI Tiguan HyMotion Fuel Cell.

Tiguan HyMotion Fuel Cell pertama kali diperkenalkan pada perhelatan Shanghai Motor Show 2007 lalu di China. Mobil berkombinasi bahan bakar hydrogen dan motor listrik ini mampu menghasilkan semburan tenaga hingga 107 hp jika hanya mengandalkan bahan bakar hydrogen.

Dengan tambahan kerja motor listrik, semburan tenaga dapat ditingkatkan menjadi 134 hp. Kecepatan maksimum yang dihasilkan adalah 148 km/jam dengan akselerasi 14 detik untuk capaian kecepatan 0 hingga 100 km/jam.

Tiguan HyMotion dilengkapi dengan baterai lithium ion dengan kapasitas 6,8 ampere-hours (Ah) yang mampu menghasilkan tenaga hingga 33 kW. Baterai dapat terisi ulang saat mobil deakselerasi atau pedal rem diinjak.

Meski ditenagai dengan hydrogen mobil ini tidak mengorbankan ruang kabin untuk perangkat tangki hydrogen. Baterai diletakkan dalam kotak yang terletak di bawah kargo untuk model produksi Tiguan. Sementara tangki bertekanan 700 bar terintegrasi di bawah lantai jok belakang. Tangki mampu menampung 3,2 kg gas hydrogen.

Selain itu, VW juga berkomitemen menggelontorkan banyak mobil-mobil ramah lingkungan lainnya. Seperti model Jetta TDI (diesel) yang diklaim mampu menghemat bahan bakar hingga 35 persen dibanding versi bensin. Berdasarkan uji coba Environmental Protection Agency (EPA) Amerika, Jetta TDI mengonsumsi bahan bakar sebanyak 12,54 km/liter untuk dalam kota dan 17,29 km/liter untuk jalan bebas hambatan.

Kekhawatiran akan emisi NOx pada mobil diesel pun dijawab produsen mobil terbesar di Eropa ini. Mesin TDI mampu mereduksi NOx hingga 90 persen. Ini berkat modifikasi mesin internal dan teknologi filter emisi yang makin berkembang. Emisi N0x yang dihasilkan hanya sebesar 18,9 mg/km.

Posted in Mobil, Otomotif, teknologi | Tagged: , , , , , , | Leave a Comment »

VW Siapkan Mobil 100 Km/Liter

Posted by pitrajaya on August 26, 2008

Mobil 100 Km/Liter

WOLFSBURG – Memproduksi mobil dengan konsumsi bahan bakar 100 km/liter nampaknya mustahil. Namun Volkswagen segera mewujudkannya. Pejabat VW, Ferdinand Piech, pada Frankfurt Motor Show 2007 mengatakan, mobil tersebut akan diperkenalkan awal 2010.

Pernyataan Piech ditegaskan oleh Chief Executive VW, Martin Winterkorn. Ia mengatakan pihaknya masih mengembangkan mobil tersebut. Kabar terakhir menyebutkan, mobil versi produksinya tidak akan menggunakan mesin bensin 1 silinder seperti pada model konsepnya yang pertama diperkenalkan pada 2002, namun ditenagai dengan mesin diesel 2 silinder yang dikombinasikan dengan sistem mild hybrid.

Meski demikian, Winterkorn memprediksikan mobil berkapasitas 1 liter tak akan menjadi best seller di pasar global. Sehingga VW akan memproduksinya dalam jumlah yang tidak banyak. Menurut laporan majalah CAR, mobil ini kemungkinan dibanderol seharga USD31.400 hingga USD47.100 dengan kapasitas produksi 1.000 unit per tahun.

Bodinya diproduksi menggunakan serat karbon, plastik, dan magnesium. Versi mobil konsepnya dengan mesin 1 liter dapat melaju dengan kecepatan maksimal 120 km/jam dengan rata-rata konsumsi bahan bakar 100 km/liter. Dibanding dengan versi produksinya, diesel mild hybrid, konsumsi tak akan banyak berubah. Perubahan akan terjadi pada kemampuan akselerasi. Meski bobot mobil telah mengalami penyesuaian untuk mengangkut motor listrik dan betarai.

Bobot mobil diperkirakan sekira 300 kg. Pengamat mempertanyakan masalah standar keamanan dari benturan. Namun VW menepis anggapan tersebut dan memastikan mobil ini akan mendapat sertifikat uji benturan.

Source : http://autos.okezone.com

Posted in Mobil, Otomotif, teknologi | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »

fungsi air conditioner

Posted by pitrajaya on August 26, 2008

AIR Conditioner pada masa ini sudah merupakan suatu kebutuhan yang tidak dapat ditinggalkan, peralatan AIR Conditioner juga dipergunakan di mobil. Secara umum peralatan AIR Conditioner ini mempunyai fungsi sebagai berikut
• Mengatur suhu udara
• Mengatur sirkulasi udara
• Mengatur kelembaban ( HUMIDITY ) udara
• Mengatur kebersihan udara
Secara umum AIR Conditioner berfungsi mempertahankan kondisi udara baik suhu maupun kelembabannya agar nyamanPeralatan AIR Conditioner yang dipergunakan di Mobil secara garis besar terdiri dari
A. COMPRESSOR
B. CONDENSER
C. COOLING FAN
D. RECEIVER DRYER
E. EXPANSION VALVE
F. EVAPORATOR
G. BLOWER
H. ELECTRICAL ( AMPLIFIER, KABEL, DLL )System Air Conditioner
TEORI DASAR PENDINGIN
Teori ini dapat dimengerti dengan mudah dengan melihat contoh seperti dibawah ini
CONTOH 1 :
Setelah berenang di siang hari, kita akan merasakan sedikit dingin, hal ini disebabkan oleh sisa-sisa air yang menempel di badan menguap.
Pada saat menguap, akan menarik panas dari badanCONTOH 2:
Pada saat menempelkan kapas yang telah dibasahi oleh Alkohol ke kulit kita, akan terasa dingin. Hal ini terjadi karena alkohol menguap sambil menarik panas dari badan kita
A. Tipe biasa
Tipe ini terdiri dari penyalur udara (Ventilator) yang dipasangkan di Heater (pemanas)
atau Evaporator dan digunakan untuk memanaskan atau mendinginkan udara


B. Tipe Segala Cuaca
Tipe ini terdiri dari penyalur udara (Ventilator) yang dipasangkan di Heater (pemanas)
dan Evaporator yang digunakan untuk segala cuaca

Sistem AIR Conditioner dibedakan atas R12 dan R134a, Sistem R12 tidak digunakan lagi karena merusak lapisan Ozon. Sedangkan R134a yang terpasang di mobil dapat diketahui melalui beberapa petunjuk

sourse : http://www.denso.co.id

Posted in Air Conditioner | Tagged: , , , , , | 3 Comments »

BMW 630i Coupé Diperkenalkan di Indonesia

Posted by pitrajaya on August 25, 2008

Jakarta. Menggunakan mesin enam silinder teringan di dunia, BMW 630i diperkenalkan di pasar Indonesia untuk melengkapi model BMW 645 Ci yang terlebih dahulu diluncurkan tahun lalu di Indonesia. Peluncuran BMW 630i tersebut ditargetkan untuk mengisi ceruk pasar penikmat mobil sport coupé mewah di Indonesia.

Semenjak diperkenalkan pertama kali di dunia pada bulan Januari 2004 hingga akhir tahun 2004 sebanyak 21.043 unit Seri 6 telah dikirim ke konsumen termasuk 9 unit BMW 645Ci di Indonesia. BMW Seri 6 tidak hanya unggul pada kedinamisan dan kepresisiannya tapi juga disain yang unik dengan garis yang tegas namun halus mengambang berpadu harmonis dengan permukaan yang elegan.

Didukung dengan performa mesin yang tinggi, penampilan yang sporti serta interior yang luas, BMW Seri 6 menjadi standar terbaru di jajaran mobil sport coupé mewah. Model tersebut ditujukan bagi penikmat sedan coupé berperforma tinggi yang juga merefleksikan jati diri dengan status sosial dan gaya hidup yang tinggi serta kesuksesan pribadi.
Presiden Direktur PT BMW Indonesia Josef Honsel mengatakan,“Sekarang konsumen kami memiliki pilihan mesin baru untuk Seri 6. Kedua model BMW 630i dan 645Ci memberikan performa yang handal sekaligus keunggulan tingkat keselamatan untuk meningkatkan kenikmatan berkendara.”

BMW 630i dengan konsep tempat duduk 2+2 memadukan konstruksi bodi ringan yang didapat dari penggunaan bahan alumunium, baja dan bahan sintetis lainnya dengan mesin performa tinggi berkapasitas 3.0 liter enam silinder segaris sehingga mampu memberikan kegesitan dan tenaga yang luar biasa.

Untuk menekan bobot mesin hingga batas minimum, BMW menggunakan bahan magnesium untuk pertama kalinya dalam produksi masal blok mesin, bahan ini lebih ringan 30 persen dibandingkan dengan bahan aluminium. Bantalan peluru kruk-as dan penutup silinder juga menggunakan magnesium.

Model serta gaya pada BMW Seri 6 merupakan strategi disain BMW yang berani. Bentuk lampu depan mengingatkan pada bentuk yang terdapat di Seri 5 dan 7 terbaru lengkap dengan ”angel eyes“ dan lampu sein berbentuk alis mata “eyebrow”.

Dibawah kap mesinnya terdapat mesin canggih BMW enam silinder segaris yang teringan didunia dengan  kapasitas 3.0 liter dilengkapi dengan Bi-Vanos dan Valvetronic. Valvetronic adalah pengatur besar dan lama bukaan katup sesuai dengan injakan pada pedal gas (akselerator), yang digabungkan dengan double-vanos atau variable camshaft adjustment pada katup masuk (intake) dan katup buang (outlet). Hasilnya adalah mesin lebih bertenaga, tetapi tetap hemat dalam mengonsumsi bahan baker dan ramah lingkungan.
Tenaga sebesar 258 horse power (HP) pada rpm 6.100 atau meningkat sebesar 12 persen dibanding dengan model mesin 3.0 liter sebelumnya dengan torsi maksimum sebesar 300 Newton meter (Nm) pada rpm 2.500-4.000, BMW 630i mampu berakselerasi hanya dalam 6,7 detik dari 0-100 km/jam dan kecepatan maksimum mencapai 250 km/jam. Dioperasikan secara elektronik, teknologi transmisi enam percepatan otomatis steptronic digunakan untuk mengatur torsi dan tenaga yang tinggi.

BMW 630i dilengkapi dengan tombol khusus yang dapat  memacu mobil dengan lebih agresif berkat teknologi Dynamic Driving Control (DDC), yang mampu mencapai tenaga maksimum lebih cepat dari pada posisi Sport biasa.

Keunggulan penggunaan bahan ringan pada BMW Seri 6 diciptakan untuk performa yang lebih sporti sehingga mampu mengoptimalkan potensi mesin terbarunya hingga batas maksimum. Dengan pembagian berat kendaraan yang ideal 50:50 serta chasis yang telah di tune dengan baik ditambah inovasi teknologi seperti Active Steering, BMW 630i berhasil mencapai tingkat kedinamisan dan kegesitan tertinggi dikelasnya.

Inovasi teknologi Active Steering yang terdapat pada BMW Seri 6 telah menerima beberapa penghargaan internasional baik di Eropa maupun di Amerika serta meraih pengakuan dari kalangan media internasional. Teknologi Active Steering memiliki cara kerja yang menggunakan rasio transmisi pengendalian elektronik yang bervariasi tergantung dari kecepatan kendaraan. Pengendalian menjadi lebih langsung pada kecepatan rendah dan sebaliknya menjadi tidak langsung pada kecepatan lebih tinggi. Hingga mencapai kecepatan menengah, BMW Seri 6 ini memiliki sensasi pengendalian seperti go-kart saat dijalanan berkelok. Sementara dalam situasi kritis pada kecepatan tinggi, Active Steering mampu dengan cepat mengambil alih pengkoreksian pada pengendalian.

Standar keamanan aktif BMW Seri 6 terdiri dari Dynamic Stability Control (DSC), Anti-Lock Braking System (ABS), dan Cornering Brake Control.BMW Seri 6 menampilkan fitur adaptive headlights yang mampu menerangi sudut pandang kendaraan lebih maksimal atau istilah lain dapat “melihat dibalik tikungan” sesuai dengan gerak lingkar kemudi. Dengan demikian, BMW kembali menawarkan inovasi teknologi untuk membantu kenyamanan dan keselamatan bagi pengendaraan pada malam hari.

Inovasi teknologi keselamatan baru yang terdapat di BMW 630i adalah Brake Force Display yang terintegrasi dengan lampu rem belakang. Teknologi tersebut memberikan pencahayaan lampu berintensitas tinggi pada saat pengemudi melakukan pengereman secara mendadak dalam situasi bahaya.

BMW Seri 6 ini juga dilengkapi dengan 6 kantong udara (airbag) yang menggunakan sistem canggih dalam pengaktifannya, sabuk pengaman, headrest disetiap empat tempat duduknya, fitur memori mobil dan kunci serta sensor benturan. Dalam semua kendaraan BMW, keamanan penumpang merupakan prioritas paling utama.

BMW Seri 6 ini menggunakan ban standar khusus jenis run flat tires (RFT) yang akan tetap berfungsi meskipun dalam keadaan tanpa tekanan angin sama sekali. Dengan fasilitas tersebut pengendara dapat langsung menuju bengkel tanpa harus berhenti dan mengganti ban di area yang berbahaya. BMW 630i dengan run flat tires tersebut masih dapat melaju sejauh 150 km dengan kecepatan 80 km/jam tanpa tekanan angin sama sekali. Untuk mempertegas tampilan coupé-nya, BMW 630i dilengkapi dengan velg racing 18 inch. Sebagai perbedaan dengan BMW 645i, BMW 630i menggunakan ujung muffler (silencer) berlapis chrome berbentuk bulat dengan kidney grille-nya yang tidak di chrome.

Filosofi disain interior terbaru BMW yang memisahkan beberapa tombol pengaturan dari dasbor dan mengurangi beberapa fungsi tombol tertata rapi di dalam kabin BMW Seri 6.
Kokpit BMW Seri 6 telah mendisain ulang tampilannya untuk mengurangi kompleksitas tombol pengaturan serta memberikan kenyamanan bagi pengendara maupun penumpang disampingnya. Semua fungsi berkendara didisain di seputar area kemudi, sedangkan pengatur fungsi kenyamanan yang sering dioperasikan diposisikan pada instrumen panel, sementara itu untuk fungsi kenyamanan dan komunikasi yang tidak terlalu sering dipergunakan dapat diakses melalui fungsi yang terintegrasi dalam konsep pengaturan yang lebih sederhana pada tombol iDrive beserta monitornya terletak di bagian kokpit.

Dengan fungsi kontrol beserta tampilannya terpisah satu sama lainnya, pengendara dapat mengoperasikan semua fungsi utama tanpa melepas pandangannya dari jalan. Sekali lagi BMW mampu mempertahankan kepemimpinannya dalam menciptakan sistem kendali inovatif yang terinstalasi dalam kendaraan coupé mewah BMW Seri 6.

Tempat duduk, pintu dan dinding samping dibalut rapi dengan bahan kulit Dakota dan interior Ruthenium menambah aroma kemewahan di dalam kabinnya. Kursi di bagian depan dilengkapai dengan pengaturan elektronik yang mudah dan nyaman untuk mengatur posisi duduk. Khusus untuk kursi pengemudi dilengkapi pula dengan sistem memori.

BMW Seri 6 dilengkapi dengan setir kulit multi fungsi untuk memudahkan pengemudi mengoperasikan musik dan telepon. Kelengkapan lain pada Seri 6 yang menambah performa BMW 630i adalah glass roof dan perangkat HiFi sound system dengan delapan speaker.
Bersamaan dengan memperluas jajaran model-modelnya, kepuasan pelanggan tetap menjadi fokus utama BMW dalam rangka mempertahankan posisinya sebagai pemimpin segmen mobil premium di Indonesia. BMW Indonesia memprioritaskan untuk menawarkan program purna jual terbaik di industri otomotif untuk memastikan kenyamanan memiliki mobil BMW.

Semua pemilik BMW akan mendapatkan layanan perawatan dan servis tanpa biaya selama lima tahun atau 100.000 km atau mana yang terlebih dahulu tercapai melalui program BMW Service Inclusive. Program tersebut dapat dipindah tangankan kepada pemilik berikutnya sehingga mampu meningkatkan harga jual kembali atau resale value. Sebagai tambahan, pembelian mobil BMW juga termasuk garansi dua tahun tanpa batas kilometer.

BMW Seri 6 yang dijual melalui diler resmi BMW telah mengalami penyesuaian teknis sesuai dengan kondisi lokal di Indonesia seperti kondisi lalu lintas, cuaca, kelembaban, kondisi jalanan dan kualitas bensin. Penyesuaian ini telah dilakukan sebelum produk tersebut masuk ke pasar Indonesia.

BMW 630i ditawarkan dengan harga Rp 1.350.000.000,- on the road Jakarta. Pemesanan model terbaru ini sudah dapat dilakukan saat sekarang di semua diler resmi BMW. Konsumen dapat memiliki BMW 630i dengan kombinasi warna eksterior dan interior yaitu black sapphire dan beige.

Sumber : BMW Indonesia

Posted in Mobil, Otomotif, teknologi | Tagged: , , , , , , | Leave a Comment »

Volkswagen Bikin Mobil Roadster

Posted by pitrajaya on August 24, 2008

Roadster

WOLFSBURG – Volkswagen mengikuti produsen mobil Jerman lainnya, bermain di segmen mobil coupe dan roadster. VW menyiapkan roadster konsep yang akan diperkenalkan di Los Angeles Auto Show November mendatang.Menurut Chief Executive VW, Martin Winterkorn, rencana bermain di segmen coupe dan roadster ini bertujuan untuk menyokong target penjualan global VW Group sebanyak 10 juta unit per tahun mulai 2018. Beberda dengan roadster yang sudah dipasarkan brand mobil lainnya, produk VW mengedepankan style dengan menggunakan mesin menengah sehingga konsumsi bahan bakarnya hemat.

Winterkorn mengatakan, jika reaksi pasar bagus, pihaknya akan memasarkan mobil tersebut mulai awal 2011. “Ini yang kelima kalinya kami membuat mobil seperti roadster. Namun kali ini, produk kami tampil lebih menarik dan lebih ramah lingkungan,” kata Winterkorn kepada majalah automotif AutoCar UK yang dikutip Selasa (22/7/2008).

Mobil tersebut kemungkinan akan dilengkapi dengan mesin 1.4 liter TSI 4 silinder yang mampu menghasilkan tenaga 168 hp. Serta pilihan 1.6 liter TDI diesel yang menghasilkan tenaga 125 hp. Konsumsi bahan bakarnya berkisar 22,5 km/liter. Kedua jenis mesin tersebut menggunakan penggerak roda belakang dengan sistem transmisi 7 percepatan gerbox. Kecepatan 0 hingga 100 km/jam dapat dicapai dalam 7 detik.

Mobil yang belum diberi nama ini, rencananya dibuat dari material alumunium spaceframe yang merupakan pengembangan teknologi Audi. Anak perusahaan VW tersebut, juga memproduksi roadster R4.

Pemberitaan ini sekaligus menepis rumor bahwa kehadiran mobil VW rodaster tersebut akan menghentikan langkah Audi memasarkan R4. Audi justru berencana menggunakan mesin 4 silinder bertenaga 211 hp untuk generasi penerus R4.

Posted in Mobil, Otomotif | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »