Innovation never stop

Just another WordPress.com weblog

SEJARAH KERETAH API

Posted by pitrajaya on August 28, 2008

Perkembangan transportasi kereta api
menggunakan jalan rel bermula dari dikembangkannya usaha untuk
meningkatkan pelayanan transportasi yang meliputi antara lain kuantitas
pengangkutan, kecepatan perjalanan, dan keawetan sarana prasarananya.
Awal mula terciptanya jalan rel bisa dikatakan bermula di Inggris pada
tahun 1630, yaitu dengan adanya pengangkutan batu bara. Hasil
penambangan batu bara semula diangkut dengan kereta yang ditarik kuda.
Terdapat dua masalah berkaitan dengan penggunaan kereta yang ditarik
kuda ini, yaitu:
a. jalan yang dilalui cepat rusak
b. kapasitas angkut rendah

Untuk mengatasi masalah-masalah
tersebut, pada jalan yang dilalui dipasang balok-balok kayu membujur,
dengan maksud dapat memberikan landasan yang lebih kuat dan memperkecil
hambatan antara roda dan permukaan jalannya. Dengan memasang
balok-balok kayu membujur tersebut kapasitas angkut seekor kuda yang
menarik kereta bisa meningkat.

Balok-balok kayu membujur ini ternyata
masih juga cepat rusak, baik oleh cuaca maupun oleh beban kereta, maka
perkembangan berikutnya ialah bagian atas balok kayu diberi lapisan
yang lebih kuat yaitu besi. Perkembangan berikutnya balok kayu diganti
seluruhnya dengan besi. Meskipun sudah menggunakan batang besi, tetapi
dengan masih digunakannya bentuk roda biasa, masih terjadi melesetnya
roda keluar dari batang besi dimaksud. Untuk menghindari melesetnya
roda tersebut maka roda-roda diberi flens (flange), ini
terjadi pada tahun 1789. Akibat dari penggunaan flens pada roda ini
mengakibatkan kendaraannya tidak dapat digunakan di jalan raya biasa,
sejak itulah terjadi perbedaan antara jalan raya dan jalan yang
menggunakan batang besi atau jalan rel.

Jalan rel pertama kali digunakan untuk pengangkutan batu bara

Pada awal abad XIX kereta di atas rel
mulai ditarik oleh kendaraan yang dijalankan dengan mesin (lokomotif)
uap. pada masa-masa tersebut jalan rel mulai pula dibangun di beberapa
negara, seperti Perancis, Jerman, Belgia, Belanda, Rusia, Austria,
Indonesia (lihat Sejarah Kereta Api Indonesia). Perkembangan kereta api
baik sarana maupun prasarananya terus berjalan. Pengembangan dalam hal
kecepatan, pelayanan, keselamatan, efisensi, dan kenyamanan terus pula
dilakukan, hal ini seiring pula dengan perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi. Lokomotif diesel-listrik mulai digunakan di New Jersey
tahun 1925, kereta diesel-listrik untuk penumpang bentuk streamline mulai meluncur di Amerika tahun 1934.

Perkembangan terus berjalan termasuk
dalam rancang bangun, teknologi komunikasi dan informasi, dan teknologi
bahan. Hal ini membawa pula perkembangan sarana dan prasarana kereta
api, misalnya kereta api super cepat, kereta api monorail (dengan
satu rel), kereta api levitasi magnetik (maglev), kereta api pengangkut
berat. Begitu pula perkembangan dalam teknologi penggeraknya, misalnya
lokomotif diesel, diesel-listrik dan penggerak listrik. Teknologi
persinyalan juga berkembang sehingga tidak hanya digunakan sinyal
mekanis tetapi juga sinyal elektris.

Sourse : http://sipilugm.wordpress.com

One Response to “SEJARAH KERETAH API”

  1. assalam…
    saia tertarik membaca artikel Anda tentang kereta api di Indonesia. bisakah Anda menunjukkan kepada kami perbandingannya dengan perkeretaapian di negara lain contohnya Malaysia saja yang dekat. terima kasih atas tanggapannya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: